ODOPfor99days

Masih Kejar-kejaran

Sudah 15 hari saya mengikuti  grup One Day One Post for 99 days, dan 3 tulisan belum rampung dibuat. Saya cukup terseok-seok dengan kebiasan baru yang ingin saya bentuk ini, yaitu menulis satu tulisan dalam satu hari, dan yang paling penting adalah membentuk kebiasaan yang dilakukan on daily basis. Fiuuh…

Ada banyak ide dalam otak saya, entah pengalaman saya sehari-hari atau memori yang saya ingat-ingat kembali, tetapi masalahnya adalah manajemen waktu saya yang belum tepat saja mungkin. Minggu pertama sampai pertengahan minggu kedua menulis alhamdulillah lancar, meski waktu saya menulis masih membutuhkan waktu yang banyak dalam merangkai kata, tapi alhamdulillah saya selalu menyempatkan menulis  setelah  anak saya, Raaiq, sudah tidur, sekitar jam setengah 8 atau jam 8 malam.

Kalau di siang hari, sering kali jadi tidak tenang menulisnya, karena ada pekerjaan rumah tangga yang harus diselesaikan dan ada Raaiq yang masih harus diperhatikan (maklum tidur siangnya kadang sebentar kadang lama, jadi waktu bermainnya lebih lama). Akhirnya kalau saya menyempatkan menulis saat Raaiq tertidur siang, suka tersendat-sendat menulisnya, ketika lancar menulis kata eh Raaiq bangun dan akhirnya saya menunda menulis, terus saat akan lanjut menulis jadi mikir lagi. hehe. Nah kalau menulis shubuh juga sama, Raaiq  akan terbangun sekitar jam 4 atau setengah 5 pagi, jadi perhatian saya pastinya untuk Raaiq dan tentunya pekerjaan rumah tangga.hihi

Sekarang sepertinya Raaiq punya kebiasaan baru, yaitu tidur jam 9 atau 10 malam. Dampaknya? ya saya jadi keteteran jadwal menulis, karena jam 9 malam adalah waktu kritis saya mengantuk. Alhasil, ketika saya mendampingi anak sambil memberi ASI, saya pun ikut tertidur pulas, heuu. Dengan waktu tidur yang bergeser, waktu bangun pun menjadi bergeser sekitar jam 8 atau 9 pagi. Lah, kenapa tidak menulis di waktu sebelum bangun Raaiq? memang bisa, tapi mungkin saya tidak ada waktu untuk beres-beres rumah dan menyiapkan MPASI Raaiq. Ya begitulah, saya sekarang, masih berkejaran dengan waktu dan tentunya diri sendiri.

Agaknya memang jadwal menulis saya harus diganti, mungkin sebelum shubuh, ketika anak belum terbangun dan pekerjaan rumah belum dimulai. Berat? ya lumayan, pasti deh berkutat dengan ‘si ngantuk’.

Tapi intinya sih, ini adalah tantangan dan catatan untuk saya sendiri agar bisa mengatur waktu dengan sangat baik demi membentuk sebuah kebiasaan yang baik dan mejadi Ibu yang profesional. SEMANGAT!!

#ODOPfor99days #day15

Advertisements

2 thoughts on “Masih Kejar-kejaran

    1. Baru bales nih mak. Iya 99 hari, tp aku juga masih banyak bolong nya mak. Aku ngejar konsisten nya mak, memang kalau mau oke pasti harus ngedit kayak mak dewi pastinya.hihi

      Iya di blog mak, aku jg mash belajar ini mak, newbie di dunia blogger ūüôā

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s