Matrikulasi IP

Nice Homework #1 Adab Menuntut Ilmu 

Siapa sih yang tidak mengenal istilah pekerjaan rumah alias PR di Indonesia ini. Dari zaman sekolah bahkan sampai perguruan tinggi, PR sangat lekat dengan kita yang pernah mengenyam bangku pendidikan. Bahkan ibu-ibu yang punya anak sekolah, sudah pasti hampir setiap hari mendengar istilah ini dari anak-anaknya. Dan setelah kurang lebih 3 tahun saya tidak berkutat dengan PR, akhirnya saya bertemu lagi dengan PR, yang istilahnya lebih terdengar kece di telinga saya, yaitu Nice Homework atau disingkat NHW.

Kok tiba-tiba ada PR lagi? Emang kuliah lagi?

Betul sekali, saya kuliah lagi, tapi kali ini perkuliahannya tidak biasa, karena saya bukan melanjutkan studi formal saya, tetapi saya kuliah agar menjadi Ibu yang Profesional.

Emang ada ya kuliah model gitu?

Ada dong, saya buktinya. Saya mengikuti Program Matrikulasi yang diselenggarakan oleh komunitas Ibu Profesional, sebuah wadah belajar bagi para ibu yang ingin menjadi profesional di bidang pendidikan anak dan keluarga. Program ini merupakan program kuliahnya para ibu dan calon ibu yang ingin maupun yang sudah lama bergabung di komunitas Ibu Profesional, agar memiliki kesamaan kompetensi ilmu-ilmu dasar bagaimana menjalankan peran sebagai istri dan sebagai ibu dengan sungguh-sungguh (Profesional) serta bisa memahami kultur komunitas.

Program matrikulasi ini bentuknya 80% online di grup WhatsApp, dipandu oleh para fasilitator yang sudah berpengalaman. Jadi, bagi full-time mommy seperti saya, bentuk kuliah seperti ini mudah diikuti, karena saya bisa kuliah tanpa perlu meninggalkan anak yang sedang aktif-aktifnya.

Nah, tanggal 17 Oktober 2016 yang lalu sudah mulai kuliahnya. Kuliah perdana kita tentang ‘Adab Menuntut Ilmu’. Secara pribadi, saya menjadi lebih sadar lagi bahwa ilmu itu tidak sembarangan dicari tetapi harus punya adab dalam mencarinya, baik itu adab yang berlaku untuk diri sendiri, terhadap guru maupun terhadap sumber ilmunya. Karena ilmu itu merupakan cahaya yang hanya bisa masuk pada hati-hati para penuntutnya yang memantaskan niat dan perilaku untuk mendapatkannya. Apalagi sebagai seorang Ibu, menularkan adab yang baik pada keturunannya merupakan sebuah kewajiban, termasuk menularkan adab yang baik dalam mencari ilmu. Jadi sangatlah penting bagi kita para penuntut ilmu untuk mengetahui adab-adab dalam mencari ilmu, agar ilmu kita berkah bagi kehidupan dunia akhirat.

Terus Nice Homework itu apa? 

Oia, Nice Homework atau NHW itu sejenis pekerjaan rumah yang yang harus diselesaikan dalam jangka waktu tertentu. NHW diberikan dengan tujuan untuk lebih ‘mengikat’ materi kuliah yang telah diberikan setiap minggunya.

Dan tentu saja, postingan ini pun sebetulnya akan membahas NHW yang berkaitan dengan ‘Adab Menuntut Ilmu’. Ada beberapa poin yang harus dijawab,  pertanyaannya sih gampang (buat dibaca) tapi perlu puluhan jam untuk mendapatkan jawaban yang tepat :D.

Oke, pertama-tama saya diminta untuk menetukan jurusan ilmu yang akan di tekuni di universitas kehidupan ini. Setelah beberapa kata mondar mandir di pikiran saya, akhirnya saya memutuskan untuk menekuni ilmu ‘peka’.

Ilmu Peka?

Yups, ilmu peka. Jika kita menulis kata ‘peka’ di aplikasi kamus Tesaurus Bahasa Indonesia pada android, maka akan muncul kalimat serupa seperti kritis, perseptif, reaktif, reseptif, responsif, tanggap.

Apa bedanya dengan sensitif?

Pernah dengar sih kalau peka dengan sensitif itu berbeda, kalau sensitif itu lebih ke hal negatif, kalau peka lebih ke hal positif. Kalau orangnya sering bête tidak karuan atau ngambekan, nah mungkin itu lebih ke sensitif sepertinya, hehe..

Kenapa pilih ilmu peka untuk ditekuni?

Alasan terkuat yang saya miliki yaitu karena saya pikir ilmu peka sangat bermanfaat untuk ‘membaca’ diri sendiri, keluarga, dan lingkungan sekitar dalam segala sendi kehidupan.

Peka terhadap diri sendiri dapat memudahkan saya mengetaui kapan saya sedang bersedih, bergembira, bersemangat, bahkan misalnya saya sedang mengalami penurunan iman, sehingga saya dapat bergegas untuk memperbaiki kualitas iman saya dengan banyak beramal sholih. Selain itu, peka tehadap diri sendiri melatih saya untuk mengenali tubuh saya sendiri. Maksudnya, saya tahu kapan tubuh ini sehat atau sakit, sehingga saya tahu kapan bisa dengan bebas beraktivitas dan kapan harus istirahat ataupun konsulatasi ke dokter.

Peka terhadap keluarga, terutama peka terhadap kebutuhan fisik, emosi, dan psikologis suami dan anak, dapat menciptakan keluarga yang harmonis karena sebagai seorang istri dan ibu saya dapat dengan tanggap ‘membaca’ apa yang mereka butuhkan.

Peka terhadap lingkungan, cakupannya lebih luas. Misalnya peka terhadap tetangga saudara, atau teman yang perlu bantuan, peka terhadap lingkungan yang sedang terkena bencana, peka terhadap ancaman yang mengintai bangsa ini dari berbagai  sudut (narkoba, pornografi, korupsi, dan lain-lain), bahkan peka terhadap musuh-musuh agama yang ingin menodai kusucian agama. Sehingga saya sebagai seorang ibu, yang disebut-sebut sebagai tonggak sebuah negara dapat membangun benteng peradaban yang kokoh tetapi sarat dengan empati.

Lebih spesifik lagi, ilmu peka ini sangat bermanfaat untuk dua bidang lain yang ingin saya geluti, yaitu menulis dan fotografi. Karena saya kira, baik menulis maupun memotret perlu kepekaan yang tinggi untuk menangkap ide sehingga menjadi sebuah tulisan yang apik atau sebuah gambar yang meaningful.

Bagaimana caranya bisa mendapatkan ilmu peka?

Saya akan menggunakan beberapa strategi dalam menuntut ilmu peka ini, yaitu :

1. Menjalani gaya hidup sehat

2. Mengasah simpati (feeling for someone) dan empati (feeling as someone)*

3. Mengasah berpikir divergen (tidak berpaku pada satu cara pandang)

4. Memperbaiki & membaguskan ibadah dan amal sholih

5. Senantiasa berdo’a memohon pertolongan Allah SWT.

Dan strategi ini in syaa Allah akan dibarengi dengan sikap yang selalu meluruskan niat, positive thinking dan husnudzan (berbaik sangka) pada Sang Pencipta. Karena hanya dengan pertolongan dan ridlo-Nya lah, ilmu peka ini dapat saya kuasai.

Nah, itulah NHW saya kali ini dan sekilas tentang progam matrikulasi Ibu Profesional. Tetapi belum cukup sampai disini pembahasan NHW nya, karena masih banyak NHW lainnya yang pastinya lebih menantang untuk diselesaikan.

*pengertian empati dan simpati dikutip dari Buku Bunda Sayang (12 Ilmu Dasar Mendidik Anak) terbitan gazza media. 

Advertisements

4 thoughts on “Nice Homework #1 Adab Menuntut Ilmu 

  1. Bagus tulisannya bu Sofi👍👍👍

    Kayaknya kalo disamakan dengan ilmu umum, yg dipelajari di ilmu peka ini gabungan dari ilmu psikologi, komunikasi, NLP, teaching thinking skill.

    Lengkap yaa

    Smoga istiqomah mencapai tujuan

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s