ODOPfor99days2017 · Reflection

Tak Beda Jauh dari Seekor Orang Utan 

Satu minggu yang lalu, ayahnya Raaiq mengajak kita ke kebun binatang ragunan. Janji katanya sama Raaiq buat ngeliatin jerapah dan binatang yang gak ada di kebun binatang Bandung, waktu dulu kita main kesana.

Alhamdulillah, emang tempatnya bersih dan lumayan adem meski ada di daerah Jakarta. Kebetulan kita juga emang datang sekitar jam 8, sengaja biar udara masih fresh dan gak banyak pengunjung.

Langsung lah kita ‘silaturahim’ dengan binatang yang ada disana. Dan tetep binatang favorit Raaiq mah si Gajah. Sampe-sampe pas doi ketiduran di pangkuan ayahnya, tiba-tiba langsung melek lihat patung gajah yang ada deket kolam besar disana.

Sebelum akhirnya kita memutuskan untuk pulang, ada kejadian lucu yang kita saksikan.

‘Yah, lihat deh orang utan itu.’ Kata saya kepada ayah Raaiq, sambil menunjuk ke kandang orang utan.

Lalu kita sama-sama tertawa 😀

Lah, gimana gak tertawa, liat tingkah polah orang utan yang nutup badannya pakai pelepah pisang karena gak mau kena air yang disemprotkan penjaga kandang. Padahal sang penjaga cuma nyemprotin air ke rumput di sekitar kandang biar tidak kering. Ini orang utan GR aja, disangkanya dia mau dimandiin.

Leyeh-leyeh lah itu orang utan di atas rumput, baringan sambil nutupin badan pakai pelepah pisang. Kalau kata orang Sunda mah, ‘kacida malesna’ eta orang utan. *Jadi inget diri sendiri kalo lagi leyeh-leyeh males kayak gitu, astaghfirullah*

Makanya saya bilang ke ayah Raaiq, ‘Yah, bener ya kacida we kita kalau males-malesan hidup, gak beda jauh dari orang utan’

Semoga kita dijauhkan dari rasa malas Yaa Rabb. Aamiin.

Mari bergerak aktif! 😀

———

“Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari rasa gelisah dan sedih, aku berlindung kepada-Mu dari kelemahan dan kemalasan, aku berlindung dari sifat pengecut dan bakhil, aku berlindung kepada-Mu dari tekanan hutang, aku berlindung kepada-Mu dari kesewenang-wenangan orang.”

———

Tetapi sayang nih, fotonya gak ada pas lagi kejadian. Paling ada foto orang utan yang lagi diem. 😀

But, saya tetap mencintaimu orang utan, karena kamu binatang yang dilindungi :D. Sehat-sehat selalu ya dirimu…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s