Jurnal Ibu Pembelajar · ODOPfor99days2017 · Road Map Raaiq

Kejar-kejaran di 4 Kota

Melakukan perjalan ke 4 kota (yang berdekatan) sekaligus dalam 2 hari mungkin biasa. Yang luar biasa adalah ditambah dengan membersamai anak kinestetik yang bisa bicara kosa kata baru. 

Rute yang kami ambil adalah Garut-Bekasi-Jakarta-Depok-Tangerang Selatan-Depok (lagi)-Garut. 

# Bekasi

Tepat malam kemarin, ketika singgah di suatu bengkel mobil langganan ayahnya, Raaiq launching lagi kata baru, yaitu kata ‘kejar’. Tiba-tiba ketika melihat kucing, Raaiq berteriak ‘kejar’ dengan pelafalan yang belum terlalu jelas.

‘Kejay..kejay..’, sambil berlari mengejar kucing.

‘Meong..kejay..’ terus berlari sambil ketawa sumringah, karena bisa lari-larian, menggerakkan tubuhnya, setelah 4 jam perjalanan dari Garut.

# Jakarta

Setelah singgah di kota Bekasi, sekitar jam 8 malam, kami melanjutkan perjalanan ke rumah uwa nya Raaiq untuk bermalam disana.

Setibanya disana, bukannya tidur, Raaiq malah main dengan kakak sepupunya. Biasa kan ya, kalau ketemu anak kecil lagi pasti anteng main. Dan alhamdulillah, dengan bermain tersebut, Raaiq dapat pembelajaran baru bagaimana suatu magnet bisa menempel di atas kulkas.

Paginya, Raaiq langsung ingin main ‘kejay…kejay..’.

Sekarang bukan meong lagi yang dikejar, tapi dirinya lah yang harus dikejar 😀

# Depok

Tujuan utama kami melakukan perjalanan adalah mengantar enin nya Raaiq untuk menghadiri sebuah acara, yang akan selesai pukul 3 sore.

Maka, sambil menunggu acara beres, kami mengunjungi Mesjid Kubah Mas yang tak jauh dari situ. Lumayan ada waktu untuk Raaiq bergerak bebas disana.

Betul saja, baru saja sampai di parkirannya, Raaiq langsung main ‘kejay-kejayan’ lagi. :D. Main kubangan air, kejar-kejar lagi, dan akhirnya jatuh juga di atas kubangan air. Dan cuma bilang, ‘aduh..’, lalu lanjut kejar-kejar lagi.

Maa syaa Allah nak, gak ada cepenya kamu.

# Tangerang Selatan

Pukul 11.00 WIB..

Hmm…masih ada waktu sampai acara beres. Kemana lagi ya? Baiklah kita ke IK*A yuk? Hehe..

Sekalian ada barang titipan, akhirnya kita kesana.

Apa yang dilakukan Raaiq?

Pastilah kejar-kejaran juga disana, girang sekali anak ini. Tak hanya itu, anak ini pun mengeksplorasi gerak tubuhnya dengan dorong-dorong trolly, lalu menaikinya, dorong lagi, naik lagi, begitu sererusnya.

————

Kalau kata film, Kejarlah Daku Kau Kutangkap. Mungkin judulnya saya ganti, jika bermain dengan Raaiq, Kejarlah Daku Kau Kubiarkan Bereksplorasi 😀

Biarkanlah fitrah jasmaaninya berkembang dengan baik dan sehat. Semoga dengan banyaknya bergerak, berkembang baik pula kognitif dan jiwanya. Bukankah di dalam tubuh yang kuat ada jiwa yang sehat?

Tapi bukan berarti membersamai Raaiq tidak ada lelahnya. Saya katakan ada, bahkan kadang harus sedikit ekstra sabar. Maka saya menggunakan mantra setiap pagi (mantra yang terinspirasi Ust. Harry Santosa), agar selalu dalam jiwa yang positif ketika membersamai anak.

Raise My Child Raise My Self!

Journal of Azkadia Family

Selasa, 10012017
#TDoLM_WritingChallange

#JurnalIbuPembelajar

#Portofolio.FBE.Raaiq18mo

#Day2to7days

#FitrahJasmani

#FitrahBelajar

#FitrahBakat

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s