Jurnal Ibu Pembelajar · ODOPfor99days2017 · Road Map Raaiq

Aku Mau Dua, Bunda..

Alhamdulillah, di usianya yang ke 18 bulan kosa kata Raaiq terus bertambah pesat. Kosa kata yang telah kami ajarkan dari dulu, sekarang bukan hanya sekedar memori dalam otaknya, tapi sudah bisa diutarakan. 
Satu lagi catatan bagi saya adalah tak ada istilah terlalu dini untuk mengajak anak berbicara, karena sepanjang yang saya perhatikan, kata apa yang diutarakan Raaiq adalah kata-kata yang sering saya dan suami perdengarkan kepada Raaiq.

Senang sekali rasanya melihat dan mendengar anak terus berceloteh, meski kadang terdengar seperti bahasa ‘planet’, yang hanya Raaiq dan Allah yang tau. 😂

Kemarin malam ketika Raaiq berada di pangkungan saya, dia bilang ‘ban’, sambil matanya melihat ke atas lampu jalan.

‘Euh, ban? Ban apa sayang? Maaf bunda belum mengerti’, saya menanggapi.

Sambil terus melihat ke atas lampu jalan, dia berkata lagi, ‘ban’.

‘Ooh bulan ya, wah udah bisa bilang bulan ya kaka….Iya betul ya, lampunya kayak bulan. Tapi itu bukan bulan nak, bulan di atas langit sana tuh.’

‘Eh tapi sekarang bulannya gak ada, langitnya mendung nih.’ (Penonton kecewa 😅)

Seraya menatap langit, sepertinya Raaiq masih mencerna apa yang saya katakan. Mungkin dia berpikir, ’emang kalau mendung bulan jadi tidak ada ya?’

Hehe..

—-

Tadi pagi pun, saya dibuat takjub kembali dengan celotehannya.

Ketika saya sedang membereskan uno stacko yang berserakan di mushola, Raaiq pun turut membantu membereskan dengan memberikan 1 keping uno kepada saya untuk dimasukkan ke dalam kardusnya.

Sesaat kemudian, dia meminta kembali 1 keping tersebut. Lalu memasukkannya ke dalam helm kerja ayahnya dan memainkannya.

Kemudian, dia bilang ‘wa..’, saya kira, Raaiq ingin memberikan kembali 1 keping itu. Tapi bukan itu yang diinginkannya, melainkan ingin 1 uno lagi.

‘Wa..’, Raaiq tersenyum sambil mengacungkan 2 uno yang ada di tangannya.

Dan saya pun baru ngeuh, ‘Ooh, maksud kaka, uno nya pengen 2 ya dari tadi itu..’

‘Maa syaa Allah, anak bunda hebat, sudah tahu jumlah 2’

——

Seiring dengan kosa katanya yang bertambah, maka Raaiq pun mulai mampu mengutarakan apa yang diinginkan dan tidak diinginkannya.

Termasuk konsep kepemilikan, antara apa yang menjadi miliknya dan milik orang lain.

Ini menandakan perkembangan bahasa, kognitif, juga kemandiriannya berkembang dengan baik. Dan in syaa Allah akan membantu fitrahnya pun berkembang dengan paripurna.
Journal of Azakadia Family

Kamis, 12012017
#TDoLM_WritingChallange

#JurnalIbuPembelajar

#Portofolio.FBE.Raaiq18mo

#Day4to7days

#FitrahBelajar

#FitrahBakat

#FitrahAyahBunda

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s