Bunda Sayang Challange · ODOPfor99days2017 · Road Map Raaiq

Inkonsistensi 

Garut, 1 Maret 2017

Seperti biasa, Hari Selasa, Rabu, dan Kamis adalah jadwal saya masuk sekolah. Hari Rabu ini, cukup melelahkan bagi saya berkegiatan di sekolah, bukan berkegiatan fisik memang, tapi lelah mengajak otak bersahabat dari tadi. Mengorek informasi dari berbagai referensi untuk membuat sebuah pola asesmen yang mumpuni. Gayanyaa! 😂

Kalau sudah lelah begini, liat si kecil Raaiq udah bener-bener jadi obat. Alhamdulillah, anak 1 tahun mau 8 bulan ini, selalu riang ketika Bundanya pulang. Menyambutku dengan tingkah polahnya yang menggemaskan. Ahh! Inilah nikmatnya jadi ibu, alhamdulillah.

Tapi jangan salah, kalau lagi lelah begini maunya liat hal-hal yang tidak mengusik hati dan pikiran, bukan? Alih-alih tenang dan senang, malahan jadi mumet tak karuan. Lihat anak lucu bisa jadi obat, tapi kalau lihat anak rewel atau lagi banyak ‘sholeh’ nya, bisa jadi ujian kesabaran. Makanya saya salut banget deh sama ibu-ibu bekerja yang bisa bertahan dengan baik di antara keluarga dan tuntutan pekerjaanya. Saya mah apa atuh, cuma 3 hari kerja juga, lumayan jadi sering ngantuknya kalau di rumah :oops::oops:.

Tapi kalau nemenin Raaiq main, in syaa Allah jadi prioritas utama saya, apalagi di 3 hari kerja ini. Kuncinya saya harus selalu dalam zona emosi positf! Makanya sebisa mungkin saya menghindari terganggunya zona positif ini.

Termasuk hari ini, saya mengambil pilihan langkah inkonsiten dalam melating Toilet Training Raaiq. Setelah 2 clodi jadi korban rembesnya pipis Raaiq, akhirnya saya menyerah untuk ambil pospak dulu. Demi mempertahankan zona emosi positif.

Memang betul ya, 6 bulan pertama dalam melatih kemandirian itu tantangan sekali. Tapi, tak apalah saya mengambil langkah inkonsisten ini, namanya juga proses. Kalau saya sih merasa bahwa proses menumbuhkan kemandirian itu harus dilalui dengan menyenangkan (agar bisa dinikmati). Artinya saya tahu dimana saya harus rigid maupun harus agak lebih longgar dalam menumbuhkan kemandirian, yang penting saya tahu jalan kembali ke track yang benar (sesuai dengan capaian list kemandirian sesuai usia anak).

It’s Process Mommy! Be Calm!

In syaa Allah I Can! Yes, We can Azkadia!


#GameLevel2

#KuliahBunSayIIP

#MelatihKemandirian

#Hari5

Advertisements

2 thoughts on “Inkonsistensi 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s