Bunda Sayang Challange · ODOPfor99days2017 · Road Map Raaiq

Sedikit Rintangan Kemandirian 

Garut, 11 Maret 2017

Betul pada dasarnya seorang anak itu pasti memiliki kemauan untuk mandiri. Termasuk anak saya Raaiq (20 bulan), sekarang semuanya hampir ingin sendiri. Entah itu makan, minum, ambil minum, pakai sendal/sepatu, sikat gigi, bersih-bersih sehabis pee, ambil baju, dan sebagainya. Apalagi sekarang kemampuan bicaranya sedang berkembang pesat, jadi dengan mudahnya Raaiq bisa mengutarakan keinginannya terhadap sesuatu hal, atau bahkan menolak bantuan yang orang dewasa berikan dengan berkata ‘gak mau’ (inginnya sendiri).

Alhamdulillah saya pun dan suami selalu memberi kesempatan kepada Raaiq agar belajar mandiri. Untuk masalah toilet training, suami yang selalu bantu sounding kepada Raaiq. Begitu pun dengan latihan kemandirian yang lainnya, seperti melepas dan memakai celana, juga minum menggunakan gelas kaca.

Tapi kadang kala (atau bahkan sering ya, hehe), kita dihadapkan dengan tanggapan ataupun reaksi lingkungan yang berbeda dari yang biasa kita lakukan.

Seperti hari ini, saya dan suami sudah agak terbiasa tidak memberikan reaksi berlebihan (yang membuat anak kaget), ketika Raaiq mengambil sendiri gelas kaca ukuran besar untuk diisi air di dispenser. Tetapi beda halnya, ketika orang lain yang melihat kejadian ini. Sering kali hanya terdengar larangan (yang disertai tindakan spontan mengambil gelas kacanya), tanpa ada penjelasan kepada Raaiq.

Padahal itu adalah salah satu momen berharga, dimana keinginan besar anak untuk belajar melakukannya sendiri. Sayang, kalau anak hanya dilarang tanpa penjelasan dan tidak diberi kepetcayaan dan kesempatan untuk belajar.

Melihat kejadian itu, saya tidak banyak bicara, hanya mengambil Raaiq dan mengajaknya ke ruangan lain. Dan saya langsung memberikannya apresiasi terlebih dahulu setelah itu memberikannya penjelasan.

‘Waah, kaka tuh sudah bisa ya ambil air sendiri pakai gelas kaca besar lagi. Hebat!’, Saya memberi pujian.

‘Tapi nanti, kaka coba kasih tau Bunda ya, biar ada yang awasi, soalnya itu kan gelas kaca.’ Suami saya menambahi.

Ya, meski pasti ada rintangan di luar sana, tapi in syaa Allah kita bisa, Azkadia!

Laa Haula wa Laa Quwwata Illaa billaah.
#GameLevel2

#KuliahBunsayIIP

#MelatihKemandirian

#Hari10

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s