Bunda Sayang Challange · ODOPfor99days2017

Inilah Proses Kami

Bagi saya ilmu memantaskan diri itu bukan hanya bagi seseorang yang menunggu pasangan hidupnya. Tapi ilmu memantaskan diri itu pun berlaku untuk kami sebagai orang tua yang tengah mendidik calon generasi masa depan yang mandiri. 

Dalam menumbuhkan kemandirian anak, tak cukup dengan merancang kegiatan agar anak bisa mandiri tetapi harus dengan niat kokoh untuk memantaskan diri sebagai tauladan untuk anak. Karena tauladan adalah salah satu kunci mutlak dalam menumbuhkan kemandirian.

 

 

 

 

 

 

 

Children see, children do. Dan nyatanya anak tidak salah dalam mengcopy.

 

Dengan adanya bekal fitrah sebagai orang tua, saya dan suami selalu berikhtiar membersamai anak dalam menumbuhkan kemandirian di usianya yang 20 bulan.

Toilet training, membiasakan makan dan minum sendiri, berlatih memakai dan melepas celana sendiri, membangun inisiatif membereskan mainan, dan memberi kesempatan melakukan keterampilan hidup yang lainnya, telah mewarnai kegiatan kami belakangan ini.

Ada rasa bangga dan bahagia ketika anak kami yang masih kecil itu punya inisiatif membereskan mainannya ataupun membawa tissue untuk mengeringkan air yang ditumpahkannya sendiri. Bahkan melihatnya mulai tidak nyaman menggunakan pospak pun, membuat tinggi rasa percaya diri ini bahwa kami bisa membantunya menjadi pribadi yang mandiri. 

Tapi seperti yang diketahui, butuh perjuangan 6 bulan pertama dalam menumbuhkan kemandirian. Kadang kala inkonsistensi dalam menumbuhkan kemandirian muncul sebagai pilihan perilaku. Anak kembali kami pakaikan pospak untuk menjaga kestabilan emosi kami sebagai orang tua karena lelah dari bekerja, atau kami kembali suapi anak ketika porsi makan yang masuk ke mulutnya hanya sedikit.

Bagaikan iman yang naik turun, motivasi kami pun demikian, kadang naik kadang turun. Tapi kami menikmati ini sebagai proses, proses dengan keyakinan tinggi bahwa kami bisa, meski tak semulus yang dikira.

Yes, I Can! Yes, We Can! 

Kami ingin menikmatinya, hingga saatnya nanti kami menyaksikan Sang Penerus Generasi menjelma menjadi sosok mandiri yang percaya diri dan kokoh berdiri di atas prinsip hidup yang dijalani. Principle over harmony.  

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s