Bunda Sayang Challange · ODOPfor99days2017

Family Project Day #1

Udah gak aneh lagi lah ya dengan istilah ‘projekan’, yang biasanya menghasilkan pundi-pundi keuangan yang banyak. Tak aneh juga kalau ‘projekan’ seperti ini mengundang dugaan korupsi dalam pelaksanaannya. Seperti kasus-kasus yang sedang ramai dibicarakan media sekarang ini. 

Tapi jangan salah loh, sebuah keluarga pun bisa buat projekan juga. Yang pastinya, jauh dari hingar bingar kasus-kasus korupsi dong. Lagian ngobrolin tentang kasus-kasus korupsi gitu bikin pusing kepala aja. Mending ngobrolin projek keluarga yang bisa bikin kuat bonding setiap anggota keluarga, tambah kasih sayang dan rasa cinta antar keluarga, mengasah kecerdasan intelektual, emosional, spiritual, bahkan mengasah ketahanan kita terhadap sebuah kesulitan. 

Banyak banget ya manfaat family project ini, apalagi kalau kita sebagai satu tim keluarga punya tujuan yang jelas dari projek yang dilakukan.

So, jadi apa itu projek keluarga? Check this out! Ini materi yang saya dapat dari kuliah online kelas Bunda Sayang Institut Ibu Profesional.

🎯 APA ITU PROJEK KELUARGA

Projek keluarga adalah aktivitas yang secara sadar dibicarakan bersama, dikerjakan bersama   oleh seluruh atau sebagian anggota keluarga dalam rangka mencapai tujuan yang telah ditetapkan secara bersama pula.

🎯 CIRI-CIRI PROJEK KELUARGA

a. Fokus pada proses, bukan pada hasil

b. Sederhana

c. Menyenangkan

d. Mudah – Menantang

e. Memiliki durasi pendek

🎯 KOMPONEN PROJEK KELUARGA

a. Sasaran

SMART : Specific, Measurable, Achiveable, Reliable, Tangible 

Maksimum 3 sasaran.

b. Sarana

Alat dan Bahan yang diperlukan.

Dana yang diperlukan ( apabila ada)

c. Sumber Daya Manusia

Penanggungjawab

Pelaksanan

d. Waktu

Jadwal Pelaksanaan

Durasi

e. Nama Projek

Berikan nama khusus terhadap projek yang dikerjakan keluarga.

📌 BAGAIMANA CARANYA MEMANTAU PROJEK KELUARGA

Lakukan APRESIASI bukan EVALUASI

Apabila sudah menjalankan projek keluarga maka segera buat forum apresiasi keluarga diantara jeda projek tersebut, apabila projek memiliki durasi lebih dari 1 minggu – 1 bulan. Apabila projek hanya berdurasi 1-3 hari, maka lakukan pada akhir projek berjalan.

Anak-anak belum memerlukan evaluasi, yang kita lakukan hanya memberikan apresiasi saja, karena hal ini penting untuk menjaga suasana selalu menyenangkan dan  membuat anak senantiasa bersemangat dalam mengerjakan projek selanjutnya.

Apabila ada hal-hal  yang kita rasa penting untuk diperbaiki atau diubah strateginya, maka cukup anda catat saja, simpan dengan baik bersama satu file catatan projek ini, dan buka kembali saat kita dan anak-anak akan merencanakan projek berikutnya. Hal ini akan lebih membuat perencanaan kita lebih efektif, karena anak-anak akan melakukan perubahan menjelang  melakukan projek, bukan diberitahu kesalahan setelah melakukan sebuah projek. Efek yang muncul akan sangat berbeda.

🎯 BAGAIMANA CARA MENGAPRESIASI

Perbanyaklah membuat forum keluarga saat sore ngeteh bersama, atau sepekan sekali saat akhir pekan. Di IbuProfesional, forum keluarga seperti ini  terkenal dengan nama “MASTER MIND”. Bagaimana cara menjalankan master mind, ciptakan suasana yang santai di rumah, kemudian tanyakan 3 hal saja:

a. Ada yang punya pengalaman menarik selama menjalankan projek ini?

b. Apa yang sudah baik?

c. Minggu depan apa yang akan kita lakukan?

🎯 CONTOH PROJEK KELUARGA

Nama Projek :  SUNDAY LIBRARY
Gagasan : Anak-anak sangat senang membaca, banyak buku yang sudah terbaca, tidak dibaca lagi. Anak-anak ingin berbagi manfaat . Mengapa perpustakaan itu harus bentuk bangunan? Bagaimana jika perpustakaan itu bergerak dari satu tempat ke tempat lain? Mengapa tidak kita membuat perpustakaan keliling setiap minggu di event Car Free Day?
Pelaksanaan : Tentukan waktunya, setiap hari minggu, tentukan PIC mingguannya, kasih jabatan misal “Library man”, berikan ruang sang library man dan tim untuk menghadapi tantangan  yang muncul selama projek berjalan
🎯AMATI, TERLIBAT, TULIS
# AMATI

Aspek Komunikasi Produktif

Bagaimanakah pola komunikasi anak-anak kita selama menjalankan sebuah projek?

Aspek Kemandirian

Apakah sudah makin terlihat tingkat kemandirian anak-anak dalam mengerjakan projek?
Aspek Kecerdasan

Bagaimana cara anak meningkatkan rasa ingin tahunya? ( IQ), bagaimana cara anak mengelola emosi selama projek berjalan ?(Emotional Intellegence/EI), Bagaimana cara anak meningkatkan kebermanfaatan dirinya dengan projek tersebut? ( Spiritual Intellegence. SI), Bagaimana cara anak mengubah masalah menjadi peluang ( Adversity Intellegence,AI)
# TERLIBAT

Dalam setiap projek yang dibuat libatkan diri kita, para orangtua, untuk menjadi bagian anggota tim, asyik menjalankan bersama sebagai pembelajaran. Belajarlah menjadi follower yang taat pada keputusan leader. Saat menyelenggarakan master mind, bergantilah peran menjadi fasilitator yang baik.
# TULIS

Tulis pengalaman kita setiap hari baik cerita gagal maupu cerita sukses dalam menjalankan projek demi projek., baik cerita bahagia maupun cerita mengharubiru. Alirkan rasa anda setiap hari.

Nah, untuk mengikat ilmu dengan amal dan juga sebagai tantangan yang diberikan kepada saya sebagai peserta kelas Bunda Sayang. Maka keluarga kami pun segera mengadakan family forum untuk membicarakan family project ini.

Tapi, dikarenakan suami sedang ada kerjaan di Surabaya, maka family forum saya lakukan di WhatsApp saja. Sedangkan, anak kami Raaiq yang masih berumur 20 bulan (belum bisa diajak diskusi), maka saya mulai sounding saja bahwa kami akan melakukan family project. Berharap anak kecil kami ini paham perlahan-lahan 😁.

Kepada suami, awalnya saya beri penjelasan dulu tentang family project ini. Setelah itu kami brain storming tentang family project yang mungkin dilakukan, terutama family project yang mengembangkan kecerdasan anak kami yang dalam masa golden age.

Setelah mencoba mengkonsep gagasan menjadi tema dan tujuan yang ingin dicapai maka kami mencoba projek sederhana, yaitu membuat ‘diorama kehidupan laut’ (in shaa Allah deskripsi detailnya, di tulisan selanjutnya).

Nah, ketika melakukan brain storming dengan suami, ternyata ada ide-ide lain yang bisa menjadi family project selanjutnya. Maka kami sengaja membuat bank ide, sebagai catatan untuk family project selanjutnya.

Semoga family project ini, dapat kami lakukan secara berkala, minimal 1 bulan sekali.

Yes, We are Azkadia Family!

#Hari1

#Level3

#MyFamilyMyTeam

#KuliahBunsayIIP

<<< Tulisan ini, saya ikut sertakan pula untuk #1minggu1cerita >>>

Advertisements

4 thoughts on “Family Project Day #1

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s