Bunda Sayang Challange · ODOPfor99days2018 · Resume/Review

Aplikasi Agar Emosi Terkendali

Benar adanya jika salah satu teman penulis saya menyatakan bahwa ibu itu pusat semesta keluarga. Kalau ibu seimbang (secara emosi dan psikologis) seluruh anggota keluarga merasakan aura positifnya. Tapi kalau sudah tak seimbang, rasanya rumah agak mencekam ya, hehe.

Nah, lebih buruk lagi kalau dalam kondisi tak seimbang itu, seorang ibu harus menghadapi anaknya yang rewel. Jika tak bisa mengendalikan emosi, anak sering kali jadi pelampiasan pertama keluarnya emosi negatif Sang Ibu.

Entah membentak, mengabaikan, berteriak, bahkan memperlakukan anak dengan kasar. Na’udzubillah. Padahal, menurut Mbak Oki Fitriani, dalam bukunya Enlightening Parenting, menyebutkan bahwa suara keras serta perlakuan kasar dapat menyebabkan kerusakan sistem saraf yang setara dengan anak yang mendapatkan siksaan fisik dan pelecehan seksual. Yaa Rabb, jauhkan kami dari perilaku kasar seperti ini..

Pastinya, banyak hal yang dapat menyebabkan ibu berada dalam kondisi yang tak seimbang. Makanya para ibu harus pintar-pintar bagaimana mengelola emosi dengan baik agar mudah mengendalikannya, baik emosi positif maupun negatif.

Salah satu yang bisa mengendalikan kita dalam mengelola emosi adalah rutin baca Al-Quran. Saya benar-benar merasakan manfaatnya, alhamdulillah. Ketika saya rutin membaca Al-Quran saya merasakan kesabaran menghadapi anak selalu melingkupi saya. Al-Quran bagaikan charger bagi saya dalam menghadapi anak bahkan menghadapi situasi di sekitar saya.

Seperti sudah jadi alarm, ketika tak sabaran melanda atau nada suara meninggi, oh berarti ini tanda untuk dekati Al-Quran. Mencoba mencari charger hati dalam lembaran-lembarannya. Meski kadang tak baca artinya, tapi jika benar-benar meyakini bahwa Al-Quran adalah obat dari segala macam penyakit hati (termasuk emosi dan sikap negatif), in syaa Allah ketenangan Allah berikan pada kita.

Jika tak sempat baca 1 juz sehari, bisa setengah juz sehari, jika tak sempat juga bisa hanya 1 lembar sehari, ataupun hanya 1 ayat sehari itu tak apa-apa jika dibandingkan dengan tak baca sehuruf pun.

Ini adalah pengingat bagi saya untuk terus membaca dan berikhtiar untuk menjadikan Al-Quran sebagai teman.

Lalu, adakah aplikasi selain Al-Quran yang dapat membantu mengendalikan emosi?

Hmmm, zaman sekarang apa sih yang gak tersedia? Hehe. Ada dong pastinya. Namanya aplikasi nakhtem.

Apa itu nakhtem? Sebetulnya ini adalah aplikasi yang berkonten Al-Quran juga, jadi pada intinya tetap Al-Quran yang bisa membantu agar emosi kita terkendali. Hanya saja dikemas dalam sebuah aplikasi dalam sebuah gawai.

Ada juga kan ya aplikasi Al-Quran untuk android, itu bisa juga. Tapi kelebihan nakhtem ini, mengingatkan kita selalu untuk baca Al-Quran setiap kita menyalakan gawai kita.

Jadi setiap kita menyalakan gawai, setiap itu pula muncul 1 ayat yang bisa kita baca. Setidaknya sebelum kita baca chat, browsing, youtube-an, kita membiasakan mendahulukan membaca ayat Al-Quran.

Gambar di atas menunjukkan ayat pertama yang muncul, sesaat setelah gawai saya mati gara-gara kelamaan mikir prolog postingan ini :D.

Selain kita bisa baca sendiri, kita pun bisa sambil mendengarkan cuplikan ayat yang muncul dengan mendengarkam qari’ kesayangan kita. tinggal klik kolomnya dan pilih nama qari’nya :).

Mari kita bersama-sama berusaha menjadi teman Al-Quran. Bersama kita bisa! Bismillah.

.

.

#day4

#tantangan10hari

Advertisements

2 thoughts on “Aplikasi Agar Emosi Terkendali

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s