Bunda Cekatan

Jurnal Harian Kepompong Sofi (2)

Bismillahirrahmaanirrahiim.

Tanggal 25 Maret 2020/30 Rajab 1441 H adalah hari kedua tantangan.

Dimulai hari dengan menyelesaikan 1 juz Al-Quran adalah caraku melatih mindfulness. Karena hari ini aku masih tidak memiliki kewajiban untuk sholat.

Dilanjutkan dengan mengerjakan beberapa tugas dari institut dan komunitas IP.

Tantangan dimulai ketika Raaiq sudah bangun. Reaksi ketika bangun selalu surprise.

Hari ini memang langsung minta ke rumah Bune-nya. Dengan lembut aku tahan dulu, aku memberi tahunya kalau aku punya ide bermain.

Sampai aku masuk ke kamar mandi untuk mandi suasana aman. Tapi akhirnya, tantenya datang untuk membawa sesuatu dari rumahku.

Alasan untuk menahan Raaiq bertahan di rumah agaknya sudah sulit, makanya aku izinkan untuk pergi ke rumah Bune-nya duluan dengan tantenya.

Ketika aku menyusul, suasana aman. Hingga akhirnya, negara api menyerang. Menjelang ashar, suami mulai terlihat naik suaranya karena Raaiq menunjukkan perilaku yang ekspresif lagi.

Aku sendiri tidak mengetahui secara pasti bagaimana persisnya kejadian. Hanya saja Raaiq akhirnya menangis karena Ayahnya meminta untuk kita pulang saja ke rumah, dan pastinya Raaiq tidak mau.

Nah, ternyata tantangan bukan datang dari Raaiq, tetapi dari suami untuk hari ini.

Latihan jeda merespon sikap suami agaknya kurang soft dan perlu lebih diperbaiki.

Maka hasil hari ini adalah :

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s